Sekilas Ilmu Hikmah
Sesungguhnya mereka-mereka yang memiliki hikmah yang utama adalah Rasulullah, Nabiyullah, Waliyullah, bukan karena mereka mengetahui yang ghaib, tetapi karena Allah telah memuliakan mereka dengan ilmu hikmah yang lebih. Allah menganugerahkan ilmu hikmah (kepahaman yang dalam tentang Al Qur’an dan As Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugerahi ilmu hikmah itu, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakal yang dapat mengambil pelajaran (al Qur’an).
Nabi Ibrahim yang mendapat gelar khalillur rahman dari Allah langsung sangat paham mengenai ilmu hikmah. Beliau berpendapat bahwa ilmu hikmah hanya diturunkan kepada mereka yang senang menyucikan diri, menjauhi hasrat kebendaan 9duniawi). Beliau berdoa meminta agar Allah SWT menurunkan ketengah manusia orang-orang yang suci, yang sanggup menerima pesan Illahiyah, hikmah-hikmah yang tersembunyi yang Allah SWT tidak berkenan untuk menurunkannya pada manusia manusia yang kotor, demikian doa beliau:
“Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al-hikmah serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (al Baqarah 129)
Allah mengabulkan doa Ibrahim, dengan diangkatnya para Rasul-Rasul setelah beliau wafat. Dari garis keturunan beliaulah akhirnya manusia agung Nabi Muhammad SAW lahir, yang menuntun kita dari jaman kebodohan, penuhanan segala benda menuju pentauhidan ALLAH SWT. Dari tangan beliau Muhammad SAW dialirkan pengetahuan hikmah kepada Aulia, Amilin, Ulama, Shadiqqin (semoga Allah SWT memuliakan mereka), agar menolong seluruh umat manusia, dengan tidak membedakan suku, agama, ras dan golongannya.Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan ni’mat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul di antara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu al Kitab dan al Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui. (al Baqarah 151)Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil PERJANJIAN dari para nabi:
”Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya” . Allah berfirman: “Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?” Mereka menjawab: “Kami mengakui”. Allah berfirman: “Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu”. (Ali Imran 81)
‘…Dan ingatlah ni’mat Allah padamu, dan apa yang telah diturunkan Allah kepadamu yaitu al Kitab dan al hikmah. Allah memberi pengajaran kepadamu dengan apa yang diturunkan-Nya itu. Dan bertakwalah kepada Allah serta ketahuilah bahwasanya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (al Baqarah 231)
Bila kalian bertanya, dimana kami mencari orang suci tersebut? maka carilah hingga hati kalian mengatakannya, karena sesungguhnya kebanyakan dari kita masih dalam kesesatan yang nyata, Allah SWT akan membantu kalian menemukan mereka.
Percayalah, ada orang-orang suci di pemerintahan, ada orang-orang suci dalam jual beli, ada orang-orang suci dalam sekolah-sekolah, ada orang-orang suci di kepolisian dan ketentaraan, di rumah-rumah, keluarga-keluarga, dan ada yang suci dalam masing-masing diri. Sekali lagi datangilah, hormatilah, cintailah dan angkatlah mereka menjadi pemimpin kalian.
Keinginan anda untuk menjadikan hidup ini lebih baik, masa depan mantap, keluarga harmonis, senang-senanglah mensucikan diri. Saat hikmah itu mengalir, maka siapapun dan didalam bidang apapun akan melihat seluruh hal-ihwal menjadi jelas.
‘Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yunus: 62)
Ilmu Hikmah yang utama adalah hikmah YAKIN (percaya), dengannya Api menjadi dingin (Ibrahim AS), dengannya beberapa pemuda tidur 300 tahun didalam gua (Ashabul Kahfi), Dengannya Musa mengalahkan Firaun, Dengannya Kursi Ratu Balqis berpindah dalam sekejap mata (Kisah Sulaiman), Dengannya Daud AS mengalahkan Jalut, Dengannya Yunus AS selamat dalam perut Ikan. Karena ilmu hikmah Rasulullah ber-Mi’raj menemui Allah SWT.
Keyakinan adalah karunia hikmah yang banyak, yang dengannya manusia tenteram dan selamat.
Sphere: Related ContentFiled under: Wise Ilm

Saya mau belajar ilmu hikmah, gimana caranya?