4 Sikap Tubuh Perempuan Sukses

Tak bisa dipungkiri selain dari pengetahuan, skill dan sikap yang namanya bahasa tubuh juga penting dalam dunia karier. kalau Anda perhatikan bahasa tubuh perempuan-perempuan yang memegang jabatan penting di kantor pasti Anda akan melihat sikap tubuh yang penuh percaya diri.

Cara Anda membawa diri dan berbicara dengan orang lain dapat meyakinkan bos bahwa Andalah orang yang paling tepat mendapat promosi (selain kemampuan yang menunjang tentunya). Bila Anda terlihat tampil tidak meyakinkan akan sulit membuat orang mendengarkan Anda. Pelajari sikap tubuh yang memancarkan kepercayaan diri Anda dari Judith Humphrey seorang Leadership Experts, penulis buku Speaking as a Leader sekaligus President dari Humphrey Group.

Menurut Judith perempuan dengan keterampilan yang hebat sering tampil dengan sikap tubuh yang menyiratkan kesan sebaliknya. Hal ini bisa menjegal mereka kepada posisi lebih tinggi yang seharusnya layak mereka dapatkan

“Tubuh Anda bisa menjadi penghalang Anda dalam meraih sukses. Perempuan sering berbicara terlalu pelan, menggerakan kepala mereka seakan-akan meminta persetujuan atau senyum terlalu banyak. Kita juga cenderung untuk bergerak banyak, melambaikan tangan, mengutak-atik rambut atau perhiasan yang semuanya membuat kita terlihat tidak yakin pada diri kita sendiri.”

Solusinya:

1. Punggung tegap dan busungkan dada
Ketika Anda duduk jangan menilangkan kaki. Sebaliknya, pastikan Anda duduk di tengah-tengah kursi dengan punggung memnempel pada sandaran kursi. Kaki  tetap menyentuh lantai, bahu terbuka lebar. Sikap ini membuat Anda terlihat kuat dan percaya diri. Ketika Anda berdiri dan berbicara, kaki Anda harus selebar bahu dengan beban berat tubuh harus merata pada setiap kaki. Tarik bahu Anda ke belakang guna menyempurnakan postur tubuh dan menjaga kepala terangkat.

2. Lawan dorongan gelisah
Setiap kali Anda menyentuh rambut Anda atau gelang di pergelangan tangan, Anda mengalihkan perhatian orang yang Anda ajak bicara. COO dari Facebook, Sheryl Sandberg adalah contoh yang bagus buat sikap dan gerak tubuh yang kuat. Saat berbicara, lengan dan tangannya seolah menjauh dari tubuhnya. Efeknya ketika dia menunjuk, dia melakukannya dengan lengan penuh. Tak ada gerakan tangan atau lengan yang tak perlu apalagi mengganggu. Sikap tubuhnya justru memperkuat men ide-idenya dan kata-kata yang ia ucapkan.

3. Atur suara Anda
Kita lahir dengan suara kuat, tetapi kita cenderung melunakkan ketika berbicara dan terlalu sering mengangkat suara di akhir kalimat, seolah-olah kita sedang mengajukan pertanyaan. Rebut kembali kekuasaan vokal Anda dengan menarik napas dalam ketika Anda berbicara dan memproyeksikan suara Anda, sehingga mencapai orang di bagian paling belakang ruangan.

4. Lakukan kontak mata
Mata Anda adalah salah satu bagian paling penting saat bicara. Ketika berbicara, tatap mata lawan bicara Anda. Anda harus mampu mempertahankan kontak mata cukup lama untuk menunjukkan bahwa Anda tulus tertarik pada orang lain. (Melirik sekilas sering dilihat sebagai tanda ketidakamanan atau ketidakpedulian). Kontak mata bervariasi dengan situasi, tapi ada satu yang perlu Anda catat: Bahkan ketika Anda berbicara kepada sebuah kelompok, tatap mata hadirin satu persatu jangan melemparkan pandangan sembarangan ke sekitar ruangan. Ini akan membuat seolah-olah Anda melakukan percakapan mini dengan setiap orang yang hadir.

 Sumber: kompas.com/chatelaine


Leave a Reply