Jangan Campurkan Susu Dengan Teh

Selain air putih, teh adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Kandungan antioksidan, vitamin, dan komponen lain dalam teh membuat teh dipercaya sebagai minuman untuk meningkatkan fungsi imun dan mencegah kanker.

Beberapa penelitian juga menunjukkan teh bisa mencegah gigi berlubang, menjaga kadar gula darah, dan menyehatkan jantung.

Di banyak tempat, teh seringkali disajikan bersama dengan susu. Walau hasilnya lebih nikmat, tetapi penelitian menyebutkan menambahkan susu ke dalam teh bisa mengurangi kandungan berkhasiat dalam teh.

Dalam studi yang dipublikasikan di The European Heart Journal, para peneliti menguji 16 orang dewasa sehat yang diminta minum secangkir teh hitam, teh hitam dicampur sedikit susu tanpa lemak, serta air yang dimasak. Kemudian fungsi vaskular para responden diukur.

Jika dibandingkan dengan air, teh hitam secara signifikan meningkatkan fungsi arteri. Tetapi penambahan sedikit susu malah menyebabkan khasiat teh itu tidak tampak.

Para peneliti kemudian mengulanginya pada tikus dan mendapatkan hasil yang sama. Menurut para ahli, protein dalam susu akan mengikat dan menetralisir antioksidan dalam teh. Susu malah berbanding terbalik dengan manfaat teh bagi fungsi vaskular.

Kerugian tersebut bukan cuma disebabkan oleh susu sapi saja, tapi juga oleh susu kedelai. Protein dalam susu kedelai juga menetralisir antioksidan teh. Karena itu jika ingin mendapatkan manfaat kesehatan dari teh, mungkin teh dan susu sebaiknya diminum terpisah.

Kompas.com Sumber :New York Times

4 Sikap Tubuh Perempuan Sukses

Tak bisa dipungkiri selain dari pengetahuan, skill dan sikap yang namanya bahasa tubuh juga penting dalam dunia karier. kalau Anda perhatikan bahasa tubuh perempuan-perempuan yang memegang jabatan penting di kantor pasti Anda akan melihat sikap tubuh yang penuh percaya diri.

Cara Anda membawa diri dan berbicara dengan orang lain dapat meyakinkan bos bahwa Andalah orang yang paling tepat mendapat promosi (selain kemampuan yang menunjang tentunya). Bila Anda terlihat tampil tidak meyakinkan akan sulit membuat orang mendengarkan Anda. Pelajari sikap tubuh yang memancarkan kepercayaan diri Anda dari Judith Humphrey seorang Leadership Experts, penulis buku Speaking as a Leader sekaligus President dari Humphrey Group.

Menurut Judith perempuan dengan keterampilan yang hebat sering tampil dengan sikap tubuh yang menyiratkan kesan sebaliknya. Hal ini bisa menjegal mereka kepada posisi lebih tinggi yang seharusnya layak mereka dapatkan

“Tubuh Anda bisa menjadi penghalang Anda dalam meraih sukses. Perempuan sering berbicara terlalu pelan, menggerakan kepala mereka seakan-akan meminta persetujuan atau senyum terlalu banyak. Kita juga cenderung untuk bergerak banyak, melambaikan tangan, mengutak-atik rambut atau perhiasan yang semuanya membuat kita terlihat tidak yakin pada diri kita sendiri.”

Solusinya:

1. Punggung tegap dan busungkan dada
Ketika Anda duduk jangan menilangkan kaki. Sebaliknya, pastikan Anda duduk di tengah-tengah kursi dengan punggung memnempel pada sandaran kursi. Kaki  tetap menyentuh lantai, bahu terbuka lebar. Sikap ini membuat Anda terlihat kuat dan percaya diri. Ketika Anda berdiri dan berbicara, kaki Anda harus selebar bahu dengan beban berat tubuh harus merata pada setiap kaki. Tarik bahu Anda ke belakang guna menyempurnakan postur tubuh dan menjaga kepala terangkat.

2. Lawan dorongan gelisah
Setiap kali Anda menyentuh rambut Anda atau gelang di pergelangan tangan, Anda mengalihkan perhatian orang yang Anda ajak bicara. COO dari Facebook, Sheryl Sandberg adalah contoh yang bagus buat sikap dan gerak tubuh yang kuat. Saat berbicara, lengan dan tangannya seolah menjauh dari tubuhnya. Efeknya ketika dia menunjuk, dia melakukannya dengan lengan penuh. Tak ada gerakan tangan atau lengan yang tak perlu apalagi mengganggu. Sikap tubuhnya justru memperkuat men ide-idenya dan kata-kata yang ia ucapkan.

3. Atur suara Anda
Kita lahir dengan suara kuat, tetapi kita cenderung melunakkan ketika berbicara dan terlalu sering mengangkat suara di akhir kalimat, seolah-olah kita sedang mengajukan pertanyaan. Rebut kembali kekuasaan vokal Anda dengan menarik napas dalam ketika Anda berbicara dan memproyeksikan suara Anda, sehingga mencapai orang di bagian paling belakang ruangan.

4. Lakukan kontak mata
Mata Anda adalah salah satu bagian paling penting saat bicara. Ketika berbicara, tatap mata lawan bicara Anda. Anda harus mampu mempertahankan kontak mata cukup lama untuk menunjukkan bahwa Anda tulus tertarik pada orang lain. (Melirik sekilas sering dilihat sebagai tanda ketidakamanan atau ketidakpedulian). Kontak mata bervariasi dengan situasi, tapi ada satu yang perlu Anda catat: Bahkan ketika Anda berbicara kepada sebuah kelompok, tatap mata hadirin satu persatu jangan melemparkan pandangan sembarangan ke sekitar ruangan. Ini akan membuat seolah-olah Anda melakukan percakapan mini dengan setiap orang yang hadir.

 Sumber: kompas.com/chatelaine

Memiliki Karakter Sukses

Kisah di bawah ini dapat memberikan suatu makna yang dalam mengenai bagaimana etos kerja yang sebenarnya harus dimiliki oleh seseorang yang ingin sukses dan kaya di dunia ini.

Suatu malam, sepasang suami isteri tua memasuki lobi hotel kelas melati, di Philadelphia, Amerika. Mereka mendatangi resepsionis hotel dan berkata: “Semua hotel besar di kota itu telah terisi penuh! Bisakah Anda menyediakan satu kamar saja buat kami?” ujar pria itu menjeritkan harap kepada resepsionis hotel tersebut. “Kamar kami telah dipesan jauh-jauh hari oleh banyak orang. Ada tiga event besar digelar bersamaan di kota ini sekarang. Tetapi saya tidak tega membiarkan pasangan sebaik Anda kehujanan di tengah jalan pada dini hari seperti ini. Maukah Anda berdua menginap di apartemen saya?” jawab resepsionis. Orang tua itu mengangguk setuju dan terlihat cukup menentramkan karena akhirnya mendapatkan penginapan.

Keesokan harinya, pasangan sumi isteri tersebut berpamitan kepada resepsionis hotel tersebut, bapak tua berterima kasih kepada penolongnya. “Anda seharusnya menjadi pemimpin hotel terbaik di Amerika. Anda bekerja dengan keinginan kuat untuk mengabdi, itulah karakter orang sukses. Kelak saya mungkin bisa membangun hotel yang megah untuk Anda.” Pegawai hotel yang murah hati itu tersenyum, menanggapi kata-kata bapak tua itu dan kemudian melupakannya, karena mungkin itu hanya kata-kata pujian semata, dan kembali pada rutinitas melayani para tamu lain.

Dua tahun kemudian, datanglah sepucuk surat undangan kepada resepsionis hotel terbut disertai tiket terbang ke New York. Di metropolis terbesar di dunia itu, si Pak Tua mengajak tamunya ke sudut jalan antara Fifth Evenue Thirty-Fourth Street. Dia menunjukkan bangunan baru luar biasa megah. “Itu hotel yang saya janjikan dua tahun lalu. Mulailah Anda kelola sekarang.” George Charles Bold, bekas karyawan hotel melati itu menerima tawaran Mr William Waldorf Astor.

Pertemuan dengan Charles Bold sebagai karyawan yang berjiwa melayani secara luar biasa memberikan inspirasi dan pencerahan bagi William Waldorf Astor. Dia melihat George Charles Bold sebagai tipikal pekerja yang bisa bekerja melampaui kewajiban dan tugas tanggungjawabnya (going extra miles). Ia sanggup memberi lebih kepada orang yang membutuhkan bantuan dan pelayanannya bahkan melampaui batas kewajibannya, karena ia rela berkorban demi memuaskan dan memnuhi kebutuhan orang yang dilayaninya. Itulah Etos Kerja positif, produktif, bersemangat dan melayani. Semangat dan kerelaan bekerja sepenuh hati merupakan masalah paling penting di tempat kerja, bukan soal strategi dan taktik apalagi kewajiban. Rendahnya semangat dan produktivitas kerja sering mematikan masa depan seseorang, karena motivasinya rendah, daya juang rendah, pengorbanan bagi pekerjaan juga rendah, apa yang dapat diharapkan dari orang demikian. Tujuan bekerja semata demi menafkahi keluarga atau bertahan hidup.

Berbeda dengan tipe kepribadian George Charles Bold yang bekerja dengan dedikasi tinggi, rendah hati, rela melayani dan memberi lebih kepada orang lain, sehingga masa depan dan kesuksesan menghampirinya. Kesuksesan akan datang kepada orang-orang yang memiliki etos kerja maksimal, memiliki jiwa pengabdian, tidak dimotivasi semata-mata oleh gaji atau sekedar kewajiban. Ia kreatif dan menikmati kerja sebagai sesuatu yang memang harus dijiwai, dimaksimalkan supaya orang lain menerima manfaat terbaik dari eksistensinya di tempat kerja.

Bagaimana dengan Anda? Belajarla dari sikap kerja dan kepribadian George Charles Bold, bekerja adalah untuk memberi yang terbaik (service excellence) bagi pekerjaan itu sendiri dan bagi orang lain, maka kesuksesan dan kebahagiaan akan datang sendiri sebagai dampaknya.

Salam sukses!

5 Prinsip Menjadi Kaya dan Penuh Berkah

Menjadi kaya itu penting, namun yang lebih penting adalah menjadi berkah bagi orang lain, begitu prinsip Russell Simmons. Anda mungkin mengenalnya sebagai mantan suami model dan pengusaha Kimora Lee Simmons. Tetapi tanpa Kimora, Simmons lebih dulu dikenal sebagai orang berpengaruh di dunia hip hop.

Tumbuh besar di lingkungan kelas menengah di mana menurutnya “satu-satunya entrepreneur adalah para pengedar narkotika”, kelak Simmons masuk dalam daftar “Top 25 Most Influential People of the Past 25 Years dari USA Today berkat tangan dinginnya saat menangani bisnis musik, fashion, maupun film. Ia dikenal memiliki “Midas Touch”, karena apapun yang disentuhnya selalu menjadi sukses.

Ia mengawali kariernya di musik pada akhir 1970-an, dengan memproduseri artis-artis hip hop seperti Run DMC dan The Beastie Boys. Tahun 1984, ia mendirikan label rekaman Def Jam Recordings bersama Rick Rubin, dan melejitkan bintang-bintang tenar seperti Foxy Brown, LL Cool J, Public Enemy, Ludacris, dan Jay-Z. Tahun 1992, ia mendirikan perusahaan fashion Phat Farm, dan menciptakan sejumlah brand yang sangat sukses, seperti Baby Phat, Run Athletics, Argyleculture, dan American Classics. Pada 1999, ia melepas sahamnya di Def Jam ke Universal Music Group senilai 100 juta dollar. Lima tahun kemudian, giliran Phat Farm yang dilepas dengan harga 140 juta dollar.

Simmons menyadari bahwa buah dari sentuhan emasnya perlu ditanggapi lebih mendalam. “Orang biasanya mengejar uang agar menjadi bahagia. Tetapi uang sebenarnya tidak membuat Anda bahagia,” katanya. “Menjadi bahagia (lebih dulu) justru akan menghasilkan uang.”

Simmons menemukan keseimbangan dalam hidupnya setelah 15 tahun mempraktikkan yoga dan meditasi. Dalam bukunya, Super Rich: A Guide to Having it All, Simmons menunjukkan bahwa semua orang bisa mencapai kesuksesan dan kebahagiaan. Ada lima prinsip untuk menjadi superkaya yang bisa Anda tiru dari dirinya:

1. Berikan talenta Anda semaksimal mungkin
Sejak Anda bangun pada pagi hari, pikirkan apa yang bisa Anda berikan untuk orang lain, dan bukannya apa yang ingin Anda dapatkan. “Dengan berlatih menjadi pemberi yang baik, Anda akan menjadi penerima yang baik,” kata Simmons, yang kini menjadi Chairman dan CEO Rush Communications.

Ia memberikan bukti bagaimana beberapa orang dekatnya, seperti Sean Combs, Kevin Liles, dan Julie Greenwald (COO of Atlantic Records Group), menjadi sukses karena tidak pernah mementingkan diri sendiri dan tak kenal lelah dalam bekerja. “Mereka yang berfokus untuk menjadi ‘pelayan’ yang baik biasanya yang paling memikat pada akhirnya,” ujarnya. Tawarkan talenta dan kemampuan Anda tanpa menuntut bayar, dan penghargaan lah yang akan mencari Anda, tambahnya.

2. Kejar tujuan Anda tanpa ngoyo
Simmons termasuk orang yang menganut prinsip The Law of Attraction, atau Hukum Tarik-Menarik, yang dilontarkan oleh Rhonda Byrne dalam buku The Secret. “Kalau Anda mengejar sesuatu, mereka justru akan lari dari Anda,” katanya. Hal ini mirip dengan prinsip lain yang berbunyi, “Semakin banyak Anda memberi, semakin banyak hal yang akan Anda terima.”

3. Kalau Anda tidak menyukainya, tinggalkan
Kerjakan apa yang paling Anda cintai, dan kekayaan akan mengikutinya. Bagi Simmons, sebaiknya Anda memang hanya melakukan hal-hal yang membuat kita nyaman saat melakukan. “Orang bisa menjual apa saja. Tetapi saya ingin menekankan, sebaiknya jangan menghasilkan uang hanya untuk dibayar,” kata pria 55 tahun ini. Jika Anda tidak menyukainya, maka jangan lakukan.

4. Tak usah memikirkan hasilnya
Ketika berbisnis, kita tak akan pernah bisa mengontrol hasilnya. Yang bisa kita lakukan adalah mengontrol tindakan dan usaha kita. Jadi, pastikan Anda melakukan tindakan dan tugas Anda dengan baik, begitu sarannya.

Tokoh terkaya ketiga di industri hip hop dengan kekayaan senilai 340 juta dollar ini mengaku tak pernah ingat berapa gajinya yang pertama. Namun, ia ingat betul rekaman pertamanya yang mencetak sukses. “Yang saya ingat adalah, ketika teman-teman saya mendengarkan rekaman ini, mereka sangat bahagia,” tuturnya. “Lakukan hal-hal yang Anda cintai. Lakukan hal-hal yang Anda yakini bisa membuat orang lain bahagia, maka apa yang Anda berikan akan kembali pada Anda.”

5. Terbuka
Dalam bukunya, Simmons juga mendorong kita untuk selalu terbuka, kreatif, dan fleksibel. Jangan pernah bersikap kaku atau enggan menghadapi perubahan. Hal yang paling penting baginya adalah bekerja keras, dan menjadi orang yang murah hati. Selain dikenal sebagai pebisnis yang sukses, Simmons juga dikenal dengan sikapnya yang dermawan. Ia mendedikasikan seluruh divisi kerajaan bisnisnya untuk amal dan kegiatan non-profit. Ia menjadi aktivitas lingkungan, antiperbudakan, kemiskinan, dan HIV/AIDS.

Kompas.com/Sumber: Yahoo! Finance

Sesuatu Tidak Selalu Kelihatan Sebagaimana Adanya

Apa yang kita pikir sebagai sebuah kebenaran atas sebuah kejadian belum tentu benar sebelum sebuah peristiwa dilihat secara utuh dan menyeluruh. Terkadang kita melihat suatu peristiwa sebagai kerugian dan kemalangan ketika kita melihat dari satu sisi, namun ketika semua peristiwa dapat dilihat, barulah mata hati kita terbuka dan baru menyadari bahwa sebetulnya apa yang kita anggap kerugian adalah berkah bagi keselamatan atau kesuksesan kita.

Berikut  adalah suatu ilustrasi yang dapat membuka penglihatan kita dan pemahaman kita mengenai bagaimana seharusnya kita memandang dan memahami peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidup kita.

Suatu hari ada dua malaikat berkunjung ke rumah satu keluarga yang cukup kaya.  Namun keluarga itu memiliki perilaku yang sangat kasar dan tidak mengijinkan kedua malaikat itu bermalam di ruang tamu yang ada di rumahnya. Malahan kedua malaikat tersebut ditempatkan pada sebuah kamar berukuran kecil yang ada di lantai dasar. Ketika malaikat itu hendak tidur, malaikat yg lebih tua  melihat bahwa lantai kayu kamar itu pecah hampir terbelah dua. Kemudian malaikat itu memperbaikinya sehingga retak pada lantai basement itu hilang sama sekali. Ketika malaikat yg lebih muda melihat itu, ia bertanya  mengapa ia melakukan hal itu, malaikat yg lebih tua menjawab: “Sesuatu tidak selalu kelihatan sebagaimana adanya”.

Malam berikutnya, kedua malaikat itu beristirahat di rumah seorang petani dan istrinya yang miskin tetapi sangat ramah.   Setelah membagi sedikit makanan yang ia punyai, petani itu mempersilahkan kedua malaikat untuk tidur di kamar utama mereka. Ketika matahari terbit keesokan harinya, malaikat menemukan bahwa petani itu dan istrinya sedang menangis sedih karena sapi mereka yang merupakan sumber pendapatan satu-satunya bagi mereka terbaring mati. Malaikat yg lebih muda merasa geram.  Ia bertanya kepada malaikat yg lebih tua:  “Mengapa kau membiarkan hal ini terjadi?    Keluarga yg pertama memiliki segalanya, tapi engkau menolong menambalkan lantai kayu yang pecah sehingga bagus kembali.  Keluarga ini hanya memiliki sedikit tetapi walaupundemikian mereka bersedia membagi yang terbaik bagi kita. Mengapa  engkau membiarkan sapinya mati ?”
Malaikat yg lebih tua menjawab: “Sesuatu tidak selalu kelihatan sebagaimana adanya.”

Begini ceritanya, kata sang malaikat yang lebih tua: “Ketika kita bermalam di basement, aku melihat bongkahan emas tua di dalam tanah di bawah lantai kayu tersebut. Karena pemilik rumah sangat tamak dan tidak bersedia membagi hartanya, maka aku menutup tanah itu dan memperbaiki lantai kayu itu dengan sebagus-bagusnya agar ia tidak menemukan emas itu.”

Kemudian  “Tadi malam ketika kita tidur di kamar petani ini, Tuhan ingin mengambil nyawa istri sang petani.  Kemudia aku meminta kepada Tuhan, agar tidak mengambil nyawa istri petani tersebut. Kemudian aku berdoa supaya sapi mereka saja yang diambil Tuhan. Dan Tuhan mengabulkannya.”

“Nah Begitulah kisahnya! Sesuatu tidak selalu kelihatan sebagaimana adanya.” Kadang-kadang kita berpikir bahwa sesuatu tidak seharusnya terjadi seperti yang kita lihat.  Namun jika kita diberitahukan mengenai apa yang terjadi  dikemudian hari kita akan memiliki pemikiran dan perasaan berbeda. Jikat kita menggunakan mata iman kita, maka kita hanya perlu percaya sepenuhnya bahwa semua yang  terjadi dalam hidup ini dirancang Tuhan demi kebaikan kita.  Kita mungkin tidak menyadari hal itu dengan cepat, kecuali peristiwa itu terjadi  secara untuh, hidup memerlukan respon yang benar.

Sabarlah dalam menghadapi penderitaan dan kesulitan. Percayalah bahwa Tuhan selalu merancang segala sesuatu yang terbaik bagi Anda yang hidup sesuai kehendak-Nya.

 

Mengapa Bangun Lebih Pagi Bikin Bahagia?

Kebiasaan bangun lebih pagi memang banyak manfaatnya, bukan saja bagi kesehatan fisik tetapi juga jiwa. Penelitian para ahli pun membuktikannya.

Analisa para ilmuwan dari Universitas Toronto Kanada menyimpulkan, mereka yang bangun lebih pagi secara umum memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik. Orang yang bangun lebih pagi juga merasa lebih bahagia hidupnya dibandingkan yang bangun siang karena mereka lebih mudah beradaptasi dengan jadwal aktivitas sehari-hari.

Menurut peneliti, mereka yang sering bangun kesiangan dan lebih menyukai aktivitas di malam hari cenderung lebih mudah mengalami “social jet lag”.  Ini merupakan suatu kondisi di mana jam biologis tubuh seseorang menjadi tidak selaras dengan aktivitas sosial. Di lain pihak, “orang pagi” terbukti lebih segar, awas, waspada, bahagia dan lebih termotivasi untuk menghadapi  tantangan, selain juga mengalami peningkatan kekebalan tubuh.

Seperti yang dipublikasi dalam journal Emotion, peneliti menemukan bahwa sebagian besar orang cenderung mulai meninggalkan “kebiasaan malam” seperti masa mudanya dan menjadi rutin bagun pagi seiring dengan bertambahnya usia mereka. Renee Biss, pemimpin riset tersebut, mengatakan bahwa penemuan ini membuktikan untuk pertama kali bahwa orang berusia lanjut mengalami peningkatan rasa bahagia seiring dengan kebiasaan bangun yang lebih pagi.

Dalam penelitian ini, ada 435 orang dewasa berusia 17 hingga 38  tahun yang dibandingkan dengan 300 orang berusia 59 hingga 79 tahun. Kedua kelompok ini diminta mengisi kuisioner tentang kondisi emosional, kualitas kesehatan dan waktu favorit untuk berakitivitas.

Hasil kajian menunjukkan, menjelang usia 60 tahun, kebanyakan responden masuk dalam kategori “orang pagi”. Kurang dari 10 persen responden berusia muda masuk dalam tipe ini. Seiring bertambahnya usia, statistik ini mengalami perubahan, dimana kurang dari tujuh persen dari populasi masih memiliki kebiasaan bangun siang.

“Apa yang paling menarik dari yang kami temukan adalah kecenderungan responden dewasa berusia lanjut untuk bangun pagi memiliki kontribusi pada mood yang lebih baik ketimbang orang dewasa muda. Orang pagi juga mengaku lebih bahagia ketimbang orang malam, terlepas dari apakah mereka masih muda atau tua. Dan penelitian kami mengindikasikan bahwa kecenderungan bangun lebih pagi seiring pertambahan usia mungkin memiliki manfaat secara emosional. Orang malam mungkin lebih rentan pada  social jet lag; yang berarti jam bilogis mereka tidak selaras denga  jam sosial ,” kata Biss, mahasiswa Ph.D dari Departmen Psikologi Universitas Toronto.

Sumber : kompas.com/Telegraph